"Bila bisa menjadi bagian dari solusi, lalu kenapa masih hanya memaki?"

Sep 6, 2014

Lika-Liku Sortir Buku

11:11 AM Posted by Donasi Buku No comments
       Setelah berjibaku dengan ribuan buku selama tiga kali akhir pekan, setelah rutin mules setiap menuju akhir pekan karena cari bantuan untuk nyetir dan tambahan kendaraan, akhirnya SEMUA BUKU yang terkumpul berhasil disortir, dipak, dan saat ini sudah dalam perjalanan menuju Kupang.

       Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Tim Jakarta #BukuUntukSemau kebanjiran buku. Selain dapat donasi dari personal kami juga mendapatkan donasi buku dari SMP Strada Tangerang dan Gereja St. Maria Tangerang yang jumlahnya cukup bikin shock saking banyaknya. Jumlah yang di luar ekspektasi tersebut ternyata menghadirkan 3 permasalahan baru, yaitu:
  1. Kendaraan untuk angkut buku dari dua lokasi tersebut
  2. Tempat untuk ngedrop buku-buku tersebut karena kami memang belum punya basecamp
  3. Kurangnya personil untuk sortir buku
       Point pertama dan kedua itu yang paling urgent, untuk point ketiga masih bisa kami atur. Di tengah gundah gulana gelap gulita ga ada ide mesti gimana, Mas Anto dari TDI Malang Raya memperkenalkan kami dengan TDI Jakarta, dan taraaaaa TDI Jakarta bisa bantu untuk angkut buku bahkan diberikan space untuk drop buku sementara.
 
 
Sortir Buku Batch #1
 

      Sortir buku batch #1 berlangsung tanggal 16-17 Agustus 2014. Sabtu tanggal 16 masih menggunakan satu Avanza karena Om Wing dan Om Why dari TDI Jakarta baru bisa bantu di hari Minggu. Hari itu kami dua kali bolak-balik Tangerang - Bintaro. Kenapa di Bintaro? Karena kami beruntung lagi, ada teman di daerah Bintaro yang juga bersedia rumahnya diacak-acak tim donasibuku sebagai tempat persinggahan sementara buku-buku yang kami ambil.

Geng Terampil Bermusik dengan salam Lakban Pink di Gambar Kanan Atas

       Sempat mabok karena selalu menemukan berdus-dus buku Terampil Bermusik mendorong kami untuk membentuk Geng Terampil Bermusik dengan sebuah salam persaudaraan yaitu Salam Lakban Pink (halah!). Oh maaf, sila abaikan kalimat sebelumnya. Dengan meminjam tenaga sepasang suami istri, Topan yang dijadikan supir Avanza trayek Tangerang - Bintaro dan Prima sang istri yang dipaksa bergabung dengan geng terampil bermusik demi penyortiran buku, juga memanfaatkan tenaga sortir dari Ieke sang empunya rumah, proses angkut dan sortir buku berjalan lancar.

       Di tengah kejenuhan membuka kardus isinya terampil bermusik terus, tiba-tiba kami kedatangan penulis buku U-Turn, Mbak Nadya Prayudhi. Dan ternyata Mbak Nadya datang dengan setumpuk buku dan bagus-bagusss, yang nyortir langsung berbinar-binar matanya.

Geng Terampil Bermusik dengan Mbak Nadya (baju putih)

      Keesokan harinya tanggal 17 Agustus, Tim DonasiBuku yang diwakili oleh Rida tanpa sempat upacara bendera maupun baca proklamasi langsung meluncur lagi ke Tangerang bersama dengan Tim TDI Jakarta untuk mengambil sisa buku yang ada di SMP Strada. Satu Pick Up Panther dan satu Daihatsu Hiline ternyata masih belum bisa mengangkut keseluruhan buku.

Sudah terangkut banyak dan masih tersisa banyak :)



Sortir Buku Batch #2

      Sortir buku batch #2 dilakukan tanggal 23-24 Agustus. Seperti minggu lalu, Tim TDI Jakarta tidak bisa bantu di hari Sabtu.

      23 Agustus, paginya Rida langsung ambil buku di Gereja St. Maria Tangerang, sedangkan Metha menyelam bebas sendirian di buku-buku yang sudah diambil di minggu sebelumya. Sampai setengah hari Tim DonasiBuku hanya kerja berdua. Nyaris putus asa karena buku yang harus kami sortir jumlahnya ribuan, iya serius, ribuan. Sampai tiba-tiba sekitar jam 2 datang tiga wanita yang ternyata adalah teman dari Mas Bolang. Echi, Apit dan Hanum datang, kami pun berbinar-binar. Agak sore, Mas Bolang datang bawa satu teman lagi, Mbak Indri.

The Kuli Sortir

       Garasi yang bentuknya sudah ngga karuan karena tumpukan buku pun dengan perlahan namun pasti semakin tertata lumayan rapi, semua itu karena cinta, eh semua karena bala bantuan dari para wanita kece tadi.
Dan akhirnya Tim DonasiBuku bisa ketemu juga lho sama Mas Bolang di project kali ini.

Rida - 'Ajeng' - Metha dan DB's Angels yang ngga sadar kamera

       Tanggal 24 Agustus nya, gantian Metha yang ke Gereja St. Maria untuk ambil sisa buku. Kali ini ada Om Why dan Mas Bolang yang bisa ikutan angkut buku. Sedangkan Rida menyelesaikan sortir dan packing buku dengan dibantu Mas Gembong dan juga Om Wing. Dan hap hap hap, ada 10 kardus buku yang akhirnya sudah rapi dikemas.

"Jadi kuli pun harus tetap sumringah" - Kira-kira demikian tagline-nya
       Untuk masalah pengiriman buku ke Kupang, kami mempercayakannya pada CSM Cargo. Hari Senin, 25 Agustus, 10 dus buku dengan berat total 284 Kg akhirnya di-pick up oleh CSM Cargo sebagai pengiriman #BukuUntukSemau kloter pertama kami.

Pick up buku oleh CSM Cargo


Sortir Buku Batch #3

       Sortir buku batch #3 dilaksanakan tanggal 30 Agustus. Kali ini kami dapat dua tenaga bantuan, Bayu yang sepaket dengan mobilnya berperan menjadi supir dan kuli panggul bersama dengan Rida. Serta Ghiet yang berperan jadi kuli sortir bersama Metha di garasi Om Wing di Haji Nawi.



       Karena target kami semua buku dari SMP Strada harus sudah terangkut kemarin Sabtu, hal tersebut berakibat pada Toyota Rush Bayu sempat turun berok karena dipaksakan mengangkut semua buku yang tersisa. Saking penuhnya, saat pintu mobil dibuka beberapa buku langsung jatuh berantakan.

       Akhirnya seluruh buku dari SMP Strada Tangerang dan Gereja St. Maria maupun donasi buku dari personal berhasil dikumpulkan, disortir, dan dikemas dengan rapi. Dan pada Senin 1 September, pihak CSM Cargo kembali melakukan pick up donasi #BukuUntukSemau kloter kedua.



* * * * *


        Dengan banyaknya buku yang terkumpul, bisa dikatakan bahwa hasil publikasi pengumpulan #BukuUntukSemau sukses besar. Berjibaku dengan ratusan buku bahkan mungkin hingga ribuan buku dengan kondisi kurangnya tenaga sortir maupun kendaraan untuk keperluan pengambilan buku, terkadang membawa kami pada perasaan nyaris putus asa. Namun seperti yang sering kami ucapkan beberapa kali, God always work in a mysterious way. Semua yang kami butuhkan dicukupkan tepat pada waktunya, tidak terlalu cepat apalagi terlambat.

       Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu proses pengumpulan buku kali ini. Semua yang namanya sudah disebutkan di atas, maupun yang terlewat dan tidak tertulis, sekali lagi kami haturkan terima kasih banyak. Karena sesungguhnya, apa lah DonasiBuku ini tanpa kalian :)
(m)



::Tim DonasiBuku


0 comments:

Post a Comment